Itu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), didirikan pada tahun 1948, adalah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertugas mengarahkan dan mengoordinasikan upaya kesehatan global. Mulai dari memberantas penyakit cacar hingga memerangi pandemi seperti COVID-19, WHO memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat global. Namun, operasionalnya bukannya tanpa kritik, khususnya terkait tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas.
Pada tanggal 20 Januari 2025, dalam sebuah keputusan kontroversial, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menarik Amerika Serikat dari WHO. Hal ini menandai upaya kedua Trump untuk menjauhkan AS dari organisasi tersebut, menyusul langkah serupa pada tahun 2020 yang dibatalkan oleh penggantinya, Presiden Joe Biden. Penarikan kembali AS ini telah menghidupkan kembali perdebatan mengenai peran AS dalam kolaborasi kesehatan internasional, efektivitas WHO, dan implikasi yang lebih luas terhadap tata kelola kesehatan global.
Organisasi Kesehatan Dunia: Tujuan dan Tantangan
Misi WHO mencakup keamanan kesehatan global, respons pandemi, pemberantasan penyakit, dan promosi layanan kesehatan universal. Pencapaian utamanya meliputi:
- Pemberantasan Penyakit Cacar : Salah satu keberhasilan awal adalah pemberantasan penyakit cacar pada tahun 1980.
- Memerangi Epidemi: WHO telah memimpin respons internasional terhadap krisis seperti Ebola, SARS, dan COVID-19.
- Standar Kesehatan Global: Organisasi ini menetapkan norma-norma dan memberikan panduan teknis untuk sistem kesehatan di seluruh dunia.
Terlepas dari pencapaian ini, WHO masih menghadapi kritik, khususnya mengenai:
- Masalah Tata Kelola: Tuduhan mengenai inefisiensi dan kerentanan terhadap pengaruh politik telah melemahkan kredibilitas lembaga ini.
- Masalah Transparansi: Para pengkritik berpendapat lambatnya respons organisasi tersebut terhadap pandemi yang muncul, khususnya selama COVID-19, dipengaruhi oleh tekanan geopolitik.
- Tantangan Pendanaan: Ketergantungan WHO pada kontribusi sukarela, yang sering kali disertai dengan prioritas donor tertentu, telah membatasi kemampuannya untuk bertindak secara independen.
Keputusan Trump untuk Menarik AS dari WHO
Alasan Penarikan
Keputusan penarikan diri Presiden Trump didasarkan pada beberapa alasan berikut:
- Dugaan Bias Terhadap Tiongkok: Trump menuduh WHO lebih memihak Tiongkok pada tahap awal pandemi COVID-19, dengan alasan penundaan dalam mendeklarasikan darurat kesehatan global dan kurangnya pengawasan terhadap respons Tiongkok.
- Ketidakseimbangan Keuangan: AS menyumbangkan sekitar 18% anggaran WHO, menjadikannya donor terbesar. Trump berpendapat bahwa disparitas pendanaan ini memberikan beban yang tidak semestinya pada pembayar pajak AS, sementara negara-negara lain, seperti Tiongkok, memberikan kontribusi yang jauh lebih kecil.
- Masalah Kedaulatan: Trump menggambarkan penarikan dirinya sebagai upaya untuk melindungi kedaulatan AS, dan menegaskan bahwa organisasi internasional tidak boleh mendikte kebijakan dalam negeri.
Implikasi Utama dari Penarikan
Penarikan diri ini mempunyai konsekuensi langsung dan jangka panjang:
- Hilangnya Pendanaan: Penghentian kontribusi AS berisiko membahayakan program-program penting WHO, termasuk program pemberantasan malaria, HIV/AIDS, dan tuberkulosis.
- Kekosongan Kepemimpinan Kesehatan Global: AS secara historis memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan kesehatan global. Penarikan pasukannya dapat mengurangi pengaruhnya dan memungkinkan negara lain, khususnya Tiongkok, untuk mengisi kekosongan tersebut.
- Gangguan pada Program: Para ahli Amerika yang ditugaskan pada proyek-proyek WHO diperkirakan akan dipanggil kembali, sehingga berpotensi menunda inisiatif kesehatan di wilayah-wilayah rentan.
Reaksi Global dan Domestik
Respon Internasional
Komunitas internasional banyak yang mengkritik keputusan Trump, dan banyak pemimpin yang menekankan pentingnya tindakan kolektif dalam mengatasi tantangan kesehatan global. Para pemimpin Uni Eropa, misalnya, menegaskan kembali komitmen mereka terhadap WHO, menyatakan keprihatinan atas potensi melemahnya respons kesehatan global tanpa keterlibatan AS.
Opini Domestik
Di AS, penarikan diri tersebut telah memicu reaksi beragam:
- Pendukung memandangnya sebagai upaya melawan inefisiensi dan bias geopolitik di dalam WHO.
- Kritikus memperingatkan bahwa keputusan tersebut melemahkan keamanan kesehatan global dan mengurangi kepemimpinan AS di panggung dunia.
Implikasi yang Lebih Luas terhadap Kesehatan Global
Keluarnya AS dari WHO menggarisbawahi tantangan yang lebih besar dalam tata kelola kesehatan global dan multilateralisme. Beberapa permasalahan utama muncul:
- Ketidakstabilan Pendanaan: Ketergantungan WHO pada kontribusi sukarela menjadikannya rentan terhadap keputusan politik, seperti yang terlihat pada penarikan diri AS dari negara tersebut.
- Persaingan Geopolitik: Keputusan tersebut menyoroti meningkatnya persaingan antara AS dan Tiongkok dalam membentuk norma dan institusi internasional.
- Keamanan Kesehatan Global: Tanpa dukungan AS, efektivitas tanggapan internasional terhadap pandemi dan krisis kesehatan dapat melemah secara signifikan.
Jalan ke Depan
Proses penarikan, yang membutuhkan waktu 12 bulan untuk diselesaikan, memberikan ruang bagi potensi pembalikan atau kompromi. Apakah keputusan tersebut akan ditegakkan atau dipertimbangkan kembali oleh pemerintahan di masa depan masih belum pasti. Sementara itu, perdebatan terus berlanjut mengenai bagaimana mereformasi WHO untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efisiensinya.
Kesimpulan
Penarikan diri Amerika Serikat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merupakan momen penting dalam diplomasi kesehatan global. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai peran organisasi internasional, keseimbangan antara kedaulatan dan multilateralisme, dan efektivitas tata kelola kesehatan global. Ketika dunia menghadapi tantangan kesehatan yang semakin meningkat, termasuk pandemi dan penyakit baru, kebutuhan akan tindakan kolektif semakin besar. Untuk memastikan keberhasilan WHO, diperlukan upaya untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang dimilikinya sekaligus membina kerja sama internasional untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan semua negara.
Sumber:
- Reuters: Trump Menandatangani Perintah Eksekutif Menarik AS dari WHO (2025)
- Situs Resmi WHO: Tentang WHO dan Inisiatif Kesehatan Global
- The Guardian: Analisis Penarikan Trump dari WHO dan Implikasinya
- Politico: Strategi Kesehatan Global AS Setelah Penarikan WHO
Tinggalkan Balasan